Subscribe

Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Tampilkan postingan dengan label Football. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Football. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Mei 2010

Dua Gol Milito Antar Inter Juara Liga Champions



MADRID--Tak selamanya guru menang dari muridnya. Inilah yang terjadi saat Inter Milan unggul 2-0 atas Bayern Muenchen di laga final Liga Champions, Ahad dinihari WIB (23/5) di Santiago Bernabeu, Madrid. Inter pun sukses meraih gelar juara Liga Champions kali ketiga.

Inter terakhir menjadi juara pada 1963/1964 dan 1964/1965. Arsitek Inter, Jose Mourinho menunjukkan diri sebagai 'the special one'. Ia yang merupakan asisten Louis van Gaal, pelatih Muenchen, saat di Barcelona, justru mampu mempecundangi 'guru'-nya.

Jumat, 14 Mei 2010

Ambisi Fahkrudin


KANJURUHAN-Menghadapi Elang Borneo, Singo-Singo Arema makin serius mempersiapkan diri. Termasuk pemain berjuluk si goyang gergaji M. Fakhruddin yang akan menghadapi mantan timnya. Pemain asal Sidoarjo itu pernah memperkuat Elang Borneo saat merumput di zona Divisi Utama.
Bahkan Fakhrudin juga ikut mengantarkan Persisam naik tahta dari divisi utama ke Super League serta tampil sebagai jawara Divisi Utama musim lalu. Namun setelah sukses di Samarinda, pemain kelahiran 14 April 1982 ini tak lagi memperkuatnya. Ia memilih gabung dengan Arema Indonesia.
Ternyata gabung dengan tim Singo Edan ini membuat penampilannya makin cemerlang. Terbukti, ia selalu menjadi pilihan utama pelatih Robert Alberts mengisi starting line up. Delapan gol pun telah ia koleksi selama mengenakan kostum Arema Indonesia.
Lantas bagaimana persiapan khusus pemain bernomor punggung lima itu bila diturunkan hari Minggu (16/5) mendatang menghadapi mantan timnya. Kepada Malang Post, secara jujur Fahkruddin mengakui dirinya makin termotivasi. Terlebih, laga home di Stadion Kanjuruhan itu amat krusial bagi Singo Edan di Indonesia Super League (ISL).

Rabu, 03 Maret 2010

SBY Dijadwalkan Tonton Arema vs Persitara


GAJAYANA - Skuad Arema Indonesia mengapresiasi rencana kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertandingan Singo Edan. Langkah pemimpin tertinggi Republik Indonesia tersebut dinilai patut ditiru oleh insan bola yang lain.
Arema sendiri, berjanji mempersembahkan penampilan terbaiknya. Jika menilik jadwal yang dikeluarkan PT Liga Indonesia, bisa jadi laga Arema versus Persitara pada 31 Maret, yang berpeluang ditonton SBY. Pasalnya, kehadiran SBY di Malang, bersamaan dengan digelarnya Kongres Sepak Bola Nasional pada 30-31 Maret.

Rabu, 24 Februari 2010

Pemain Diajak Mancing di Sungai


BATU-Hari ketiga TC di Batu, tim Singo Edan menjajal adu memancing di kolam ikan pinggir Sungai Lanang Batu, kemarin. Dalam lomba adu memancing itu, asisten Pelatih Joko “Gethuk” Susilo menjadi jawaranya. Pasalnya, mata kail Gethuk lebih dari lima kali berhasil menangkap Ikan Bawal.
Usai menjajal motor trail pada hari kedua TC, tim Arema mencoba menikmati seni memancing ikan. Kali ini lokasi yang dipilih benar-benar fresh, berada di pinggir Sungai Lanang. Pemancingan itu berada di sisi kanan jembatan baru Kali Lanang, lokasi berada di tengah persawahan. Tim Arema harus menyusuri persawahan dengan latar belakang panorama Kota Batu dan Gunung Panderman sekitar 10 menit.

Hadapi PSMP Jajal Inti dan Pelapis


BATU-Meski laga uji coba, skuad Arema Indonesia tak akan main-main menghadapi tim Divisi Utama PSMP Jumat (26/2) sore nanti di Stadion Gajayana, Malang. Laga itu benar-benar akan dimaksimalkan untuk menguji kekuatan pemain Arema untuk menghadapai persaingan putaran kedua yang makin ketat.
Dalam laga uji coba melawan Kuncoro dkk itu akan diguanakan sebagai ajang menjajal kemampuan tempur pemain inti dan pelapis. Apalagi, pemain-pemain pelapis saat ini jarang diturunkan dan masih mengandalkan pemain-pemai inti. Diharapkan, pemain pelapis ini tidak tertinggal jauh dengan pemain-pemain inti.

Sabtu, 20 Februari 2010

Suporter Luar Kota Dukung Arema


MALANG-Laga antara Arema Indonesia melawan Persebaya bakal disaksikan langsung beberapa supporter kesebelasan lain dari luar kota. Diantaranya Laros Mania (Banyuwangi), Pasopati (Solo), Persid Mania (Jember), Singo Lodro PSBI (Blitar), Jinggo Mania (Probolinggo) serta Berau (Riau). Kelompok supporter itu akan mendukung Arema di Stadion Kanjuruhan.

SIAP BUNTUNGI BAJUL


MALANG POST - Derby Jawa Timur nan panas antara Arema Indonesia dan Persebaya Surabaya, bakal menjadi partai adu gengsi kedua tim. Singo Edan enggan kecurian poin lantaran pernah ditekuk 0-2 di kandang Bajul Ijo. Sedangkan, Buaya Surabaya juga punya motivasi tinggi untuk menang paska dibuntungi tim Malang lainnya, Persema.Diatas kertas, kedua tim memiliki grafik yang jauh berbeda, Arema di posisi puncak klasemen sedangkan Persebaya menghuni kasta tengah. Namun, meski baru buntung, Bajul Ijo tak akan menyerah begitu saja dihadapan Singo yang makin Edan. Duel kali ini merupakan tonggak bagi Persebaya untuk menaikkan posisinya di klasemen. Berhasil minimal seri di kandang Singa, tentu saja akan menjadi modal mental yang besar bagi sang Buaya. Pasukan Danurwindo itu memiliki motivasi berlipat menghadapi Noh Alam Shah dkk. Akan tetapi kenyataannya, selama ini Buaya Surabaya lebih dikenal sebagai jago kandang.

Persekam Metro FC yang Meraih Sukses Ganda


Persekam Metro FC meraih gelar juara dan lolos ke Divisi Utama, bukan tanpa perjuangan. Banyak tantangan dan rintangan. Termasuk dari dalam sendiri.

Ketika prestasi tim sedang bagus, ternyata tidak diimbangi dengan ketersediaan dana. Bahkan tuntutan untuk memberikan perhatian lebih, membuat kondisi semakin menyulitkan.
Termasuk yang membuat manajemen semakin pusing, pada saat itu para pemain menuntut adanya bonus atas keberhasilan mengantarkan tim ke Divisi Utama.

Danurwindo Takut Diteror


SURABAYA- Kekalahan beruntun sebanyak tiga kali tidak membuat kepercayaan pelatih Persebaya, Danurwindo merosot. Malah dia menuding jika kegagalan timnya tersebut itu adalah mutlak kesalahan pemain.
’’Semua bisa melihat itu, gol pertama dan kedua Persema kemarin akibat barisan pertahanan yang longgar. Itu yang harus dicari solusinya agar tidak terjadi kesalahan serupa dalam laga berikutnya,’’ ungkap pelatih asal Kutoarjo, Jawa Tengah itu.

Persipura Seri, Arema Untung


MALANG – Hasil positif sudah dikantongi Arema Indonesia usai menang 3-0 (1-0) atas tamunya, Persik Kediri, Kamis (18/2) lalu. Kini fokus kubu tim berjuluk Singo Edan ini langsung berganti dengan siap mewujudkan target kemenangan pada laga kandang keduanya di putaran kedua Super Liga.
Kali ini, Pierre Njanka Beyaka dkk giliran menjamu musuh bebuyutannya, Persebaya Surabaya, Minggu (21/2) besok. Tiga angka wajib diraih Arema agar semakin kokoh di puncak klasemen sementara.
Terlebih, mereka diuntungkan hasil buruk dua pesaingnya di papan atas, yakni runner up Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC Palembang, sore kemarin.

Aremania Makin Kreatif


KANJURUHAN-Aremania makin menunjukkan kreatifitasnya dalam setiap mendukung tim kesayangannya, Arema Indonesia. Bahkan supporter Singo Edan ini menjadi kekuatan yang ampuh dalam mendukung penampilan Noh Alam Shah dkk.
Kretifitas semakin indah tampak saat mendukung lawan Persik Kediri. Terutama di tribun timur yang tampil begitu apik. Nyanyian sudah tidak ada lagi di Kanjuruhan dan berganti lagu penyemangat untuk Arema.

Selasa, 16 Februari 2010

PROTES RASISME


MALANG - Manajemen Arema Indonesia mengajukan surat protes resmi ke PSSI terkait insiden di stadion Persiba Balikpapan. Suporter Beruang Madu beraksi rasis, mengolok-olok Piere Njanka dengan menirukan suara monyet. Tindakan yang dinilai menodai sportivitas itu, dianggap sangat merugikan skuad Arema Indonesia.
Media Officer Arema Indonesia Sudarmaji mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat protes ke PSSI. Alasannya, setiap kali Njanka berada didekat tribun VIP, sekelompok suporter menirukan suara monyet. Hal itu menimbulkan rasa kurang nyaman kepada defender asal Kamerun tersebut. ’’Kita sudah ajukan surat protes ke PSSI, hari ini (kemarin) surat itu sudah dikirim,’’ aku Sudarmaji.

Minggu, 14 Februari 2010

Markus Gabung Persib Bandung


Bandung - Markus Horison, Kiper utama timnas Merah-Putih yang kini bernama Markus Haris Maulana, setelah menjadi mualaf, akhirnya resmi berbaju Persib Bandung untuk putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 ini.

Hal ini disampaikannya langsung saat dihubungi wartawan, Minggu (7/2/2010) malam. Kiper yang mengundurkan diri dari Arema Indonesia ini, langsung menerima tawaran manajemen Persib setelah melalui beberapa kali negosiasi. Meski begitu, kiper berkepala pelontos ini enggan menyebut nilai kontraknya bersama Persib.

Sabtu, 13 Februari 2010

Motivasi Tinggi, Siap Balas Dendam

BALIKPAPAN - Skuad Arema Indonesia membawa misi menang menghadapi Beruang Madu di kandangnya. Ahmad Bustomi dkk ingin membalas kekalahan di kandang Singa dan berbalik mempermalukan Persiba Balikpapan. Meski lini belakang sedang krisis, pemain Arema punya motivasi kuat untuk menang.
Pelatih Arema Indonesia Robert ‘Meneer’ Albert mengatakan, pihaknya amat yakin dengan kemampuan skuadnya. Dia menilai anak-anaknya memiliki motivasi yang luar biasa untuk mencuri tiga poin. Dengan semangat yang dimiliki pemain, kata Robert sudah cukup untuk bermain apik. ’’Meski agak sulit beradaptasi dengan lapangan baru, pemain punya kemauan untuk menang, itu sangat luar biasa,’’ aku Robert di Town House the city of resort, kemarin.
Spirit para pemain itu, disebut-sebut bakal meningkatkan daya gebrak tim. Disisi lain Arema juga memiliki resep sukses yang tak dimiliki tim lain. Di Arema, seluruh pemain ingin tampil sebagai strarting eleven.
’’Seluruh pemain ingin jadi strarting eleven, dan mereka semua punya kans untuk tampil menjadi pemain inti,’’ bebernya.
Sehingga bila ada pemain inti yang absen, maka pelapisnya juga bisa diandalkan. Robert menilai para pemain bisa membayar kepercayaan yang diberikan pelatih. Saat diturunkan, mereka menebus kepercayaan itu dengan tampil bagus.
“Mereka bisa membayar kepercayaan yang kita berikan,” akunya.
Tengok saja penampilan ciamik Roni Firmansyah ketika menghadapi PSM Makassar. Meski menjadi pemain pengganti, Roni mampu tampil maksimal. Hasilnya, Arema menang 0-2 (0-1) berkat kemampuan pemain pengganti yang baik.
Sementara itu, gelandang Arema Indonesia Ahmad BUstomi membenarkan bahwa motivasi pemain untuk menang amat kuat. Dia dan kawan-kawannya dalam posisi on fire alias siap revans. Terlebih, modal awal sudah dikantongi saat menang di Makassar.
”Motivasi kita kuat mas, alasannya simple untuk memperlebar jarak dan revans,” tegasnya.

Jumat, 12 Februari 2010

Markus Haris Maulana Dikeroyok Suporter PSMS

MEDAN – Maksud hati ingin menyaksikan tim yang pernah membesarkan namanya, PSMS Medan, namun justru serangan brutal dari suporter yang didapatkan.
Itulah yang dialami mantan kiper Arema, Markus Haris Maulana, saat menyaksikan PSMS Medan berlaga di Stadion Telanan Medan, kemarin. Bahkan Honda Jazz yang digunakan Markus, rusak berat karena dilempar batu. Kaca-kaca mobil pecah.
Bisa jadi suporter kecewa lantaran PSMS kalah dari Persikabo dengan skor 0-1. Nah, saat melihat Markus ada di stadion, kiper timnas itu langsung menjadi sasaran kemarahan suporter.
Markus dianggap sebagai salah satu orang yang 'bertanggung jawab' atas keterpurukan PSMS. Belasan fans itu lalu mendatangi mobil Markus untuk menghujat kiper yang bakal bergabung dengan Persib Bandung.
Suasana menjadi panas ketika salah satu fans melemparkan batu ke arah mobil Markus, sehingga kaca bagian belakang hancur. Markus pun menyelamatkan diri setelah sejumlah petugas kepolisian datang untuk mengamankan aksi amuk massa.
Aksi ternyata tak berhenti. Sejumlah sepeda motor yang sedang diparkir menjadi pelampiasan, sehingga mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan, bus yang membawa rombongan pemain Persikabo tidak luput dari sasaran. Sejumlah kaca bus pecah, karena dilempari batu oleh fans PSMS. Petugas pun mulai memilih sikap agresif untuk menghentikan amuk massa. Dua suporter yang diduga sebagai pemicu dibekuk petugas.
Markus sendiri menyesalkan perusakan yang dilakukan oleh suporter PSMS Medan. Dia meminta agar aksi itu tidak sampai menimpa mantan pemain PSMS lainnya.
‘’Aksi seperti ini menunjukkan ketidakdewasaan suporter. Kalau seperti ini terus, saya pikir sepakbola kita tidak akan maju,’’ kata Markus.
Dia juga mengaku tak akan mengadukan aksi kekerasan yang menimpanya kepada pihak kepolisian. Dia hanya berharap kejadian ini tidak sampai berulang dan menimpa mantan pemain PSMS lainnya.
’’Tidak ada gunanya kalau saya lapor polisi. Biarlah saya yang menanggung semuanya. Namun, saya berharap kejadian ini tidak berulang lagi. Cukup saya saja yang menjadi korban. Jangan ada lagi mantan pemain PSMS yang mengalami hal seperti ini,’’ tambahnya. (jpnn/avi)

Sumber: Malang Post Edisi 12 Februari

Cuplikan Gol Arema vs Persema